Rabu, 08 Maret 2017

Review Jurnal Pemanfaatan, Implementasi, Aplikasi e-Bisnis


Tugas 1 Mata Kuliah e-Business
Review Jurnal Pemanfaatan, Implementasi, Aplikasi e-Bisnis

Dosen Pengampu :
Moh. Ali Murtadho, S.Kom. M.Kom


unipdu






Disusun Oleh :
Nama
:  Muhammad  Saiful  Anas
NIM
: ( 4114081 )
Kelas
: 6C




PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS PESANTREN TINGGI DARUL ‘ULUM 
JOMBANG 2017






PENILAIAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI E-BUSINESS
PADA INDUSTRI UMKM
Noerlina; Siti Elda Hiererra
Information Systems Department, School of Information Systems, Binus University
Jl. K.H. Syahdan No. 9, Palmerah, Jakarta Barat 11480
nurlina@binus.edu; hiererra@binus.edu


Pendahuluan
UKM (Usaha Kecil dan Menengah) saat ini terkait dengan situasi persaingan global yang sangat kompleks, pesatnya perkembangan teknologi dan jaringan bisnis yang luas. Karena pentingnya UKM bagi perekonomian, penting bagi UKM untuk merangkul teknologi baru dan beradaptasi dengan perubahan sosial seperti eCommerce yang penggunaannya semakin meningkat.
Kontribusi UMKM dalam perekonomian yang cukup signifikan memberikan indikasi pentingnya dukungan terhadapa UMKM untuk mempertahankan dan melipatgandakan kapasitas bisnis UMKM. Oleh karena itu, perlu dilakukan suatu penilaian sejauh mana penerapan e-business sudah dilakukan di dalam industry UMKM ini dengan meninjau aspek kesiapan dari industri yang bersangkutan dan aspek pemanfaatan TIK oleh UMKM untuk mendukung operasional bisnis.


Manfaat E-Business Bagi Perkembangan Bisnis UMKM
Tujuan dari setiap bisnis adalah memaksimalkan pendapatan dan meminimalkan pengeluaran sehingga total pendapatan semakin besar. Setiap pelaku bisnis akan menimbang apakah dengan melakukan implementasi e-business dapat memberikan pencapaian tujuan organisasi bisnis.


Implementasi Model E-Business
Proses pengembangan e-business adalah proses yang berjalan secara bertahap. Hal ini berlaku tidak hanya bagi UMKM. Ketika suatu organisasi menerapkan e-business maka yang sangat perlu dilakukan adalah menjaga dampak perubahan yang terjadi dalam menerapkan e-business tersebut.
Model implementasi e-business dapat dikelompokkan dalam Internal Implementation Model (IIM) dan Looping Step Models (LSM). Model IIM membantu UMKM dalam menerapkan strategi bisnis dan pengambilan keputusan perusahaan dalam organisasi. Model ini memberikan gabungan antara: (1) decision support tools: long term strategy and “go/no go” decisions; (2) management support tool: management skills and knowledge base; (3) operational support tool: implementation activities to deliver the project.
Setiap tool tahapan diatas memberikan layanan yang membantu pada setiap tahapan manajemen dalam UMKM untuk menyelesaikan setiap permasalahan dalam setiap level bisnis. Level tersebut di antaranya level strategis, level manajemen, dan level operasi. IIM membantu UMKM yang memiliki minat untuk menerapkan e-business dengan membuat keputusan yang tepat pada setiap level organisasi. Proses yang berulang dalam internal organisasi selanjutnya dilakukan secara berulang untuk mencapai tingkatan yang lebih baik. Model ini disebut dengan Looping Step Model (LSM).
LSM adalah prosses yang terus menerus dalam menerapkan IIM, dimana dalam setiap tahapan merupakan proses IIM dan secara berkelanjutan memberikan umpan balik informasi untuk mencapai level yang lebih baik. Sampai pada tahapan tertentu dapat memberikan keberhasilan bagi organisasi ataupun pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap kesiapan implementasi e-business.

Lihat Jurnal

PENERAPAN E-BISNIS DALAM SISTEM TRANSPORTASI UDARA
Minda Mora Purba, SKom, MMSI
Dosen Tetap Manajemen Informatika, Universitas Suryadarma Jakarta


Pendahuluan
Perkembangan e-business dalam sistem transportasi udara merupakan bidang yang potensial, melihat letak geografis Indonesia yang strategis dan jumlah pengguna jasa transportasi udara yang terus meningkat.


Implementasi E-Bisnis
Dalam sistem transportasi udara, ebusiness memiliki peranan yang sangat penting. Dengan menggunakan model value chain yang dirumuskan Michael Porter, maka peran e-business ini mampu membantu perusahaan pada aktivitas utama dan penunjang perusahaan. Pada aktivitas utama, e-business membantu perusahaan terkait dengan operasi perusahaan penerbangan, inbound dan outbond logistics, pemasaran, penjualan tiket perusahaan, dan layanan atau service kepada konsumen. Sedangkan pada kegiatan penunjang, e-business menunjang infrastruktur baik itu fisik maupun informasi, manajemen sumberdaya manusia (human resources management),pengembangan teknologi (technology development) dan kegiatan procurement. Aplikasi E-Business yang dapat diterapkan dan dikembangkan pada sistem transportasi udara ada dua jenis, yaitu
Business to Business (B2B) dan Business to Customer (B2C). B2B dapat dilakukan
dengan menyediakan sistem Corporate Online dan Agency Online, sedangkan B2C dapat dilakukan dengan sistem personnal online booking.
Ada beberapa fitur yang dapat ditawarkan oleh perusahaan yang bergerak dalam transportasi udara yang memungkinkan
calon penumpang/penumpang mengakses service online dari before flying sampai after arrival yang disediakan melalui web. Fitur-fitur tersebut sangat jelas dan mudah dimengerti. Beberapa fitur tersebut adalah:
  1. Book Flight
Calon penumpang dapat melakukan pemesana tiket secara online melalu web.
  1. Check In dan e-Ticketing
Check In secara online ini sangat berguna sekali bagi konsumen yang misalnya memiliki waktu terbatas untuk menunggu antrian check in secara manual di bandara.


  1. Show Schedule and Tariff
Dengan adanya jadwal dan tarif untuk setiap rute yang diperbarui setiap hari akan memudahkan calon penumpang untuk menyesuaikan waktu penerbangan yang akan dilakukan dan pembayaran yang akan dilakukan.
  1. e-Payment
e-Payment memudahkan calon penumpang untuk pembelian tiket secara online lewat web.
  1. Promotion and Touch the Feel
Promosi atas produk layanan yang dimiliki perusahaan penerbangan melalui web.


Manfaat E-Business
  1. Bagi perusahaan :
  1. Memperpendek jarak
  2. Perluasan pasar
  3. Perluasan jaringan mitra kerja
  4. Biaya terkendali
  5. Efisien
  6. Cash flow terjamin


  1. Bagi konsumen
  1. Efektif
  2. Biaya terkendali
  3. Aman secara fisik
  4. Harga murah
  5. Fleksibel
Lihat Jurnal


PERANCANGAN APLIKASI WEB E-BUSINESS
UNTUK KLASTER INDUSTRI ALAS KAKI DI JAWA TIMUR
Sholeh Hadi Setyawan
Universitas Surabaya, Jl.Ngagel Jaya Selatan 169, Surabaya 60284


Pendahuluan
Klaster Industri Alas Kaki (KIAK) di Jawa Timur dipilih karena merupakan salah satu klaster industri yang sedang diprioritaskan pengembangannya oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur, dan dijadikan pilot project untuk pengembangan klaster lainnya di masa mendatang. Beberapa permasalahan utama yang dihadapi KIAK ialah
  1. bagaimana meningkatkan keterkaitan antar anggota klaster sehingga menciptakan sinergi dalam aktivitas bernilai tambah mereka.
  2. Bagaimana melakukan pemasaran ke pasar ekspor agar produk alas kaki tersebut bisa dikenal dan bersaing. Penelitian ini pertama bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan keterkaitan (linkage), rantai nilai, dan aliran sharing informasi antar stakeholder klaster yang selanjutnya dirancang menjadi ebusiness.


Tujuan kedua ialah merancang mekanisme pemasaran lewat Internet yang akan diwujudkan dalam pengembangan online trading (web e-commerce), untuk mendukung pemasaran nasional dan global.


Manfaat
  1. Memperlancar dan mempermudah komunikasi antar pihak-pihak yang terkait dalam rantai bisnis industri kecil dan menengah alas kaki.
  2. Sebagai diseminasi informasi, berita dan pengumuman dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan,
  3. forum komunikasi antara pihak-pihak terkait IKM Alas kaki
  4. Sistem e-Business hendaknya bisa menjadi sarana mempermudah koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan yang positif dan membawa dampak kemajuan bagi semua pihak terkait, dengan menyediakan :

  1. Kalender dan agenda kegiatan/event, baik seminar, pelatihan, atau kegiatan lainnya
  2. Pendaftaran minat mengikuti event
  3. Undangan elektronik bagi pihak terkait
  4. Testimony, komentar, harapan atau pendapat mengenai event yang telah, sedang dan akan dilaksanakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar